Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Seorang Pendeta Hadiri Akad Nikah Putrinya yang Sudah Mualaf dan Bercadar


 Perempuan bernama Christin Natalia melangsungkan prosesi akad nikah. Christin merupakan anak seorang pendeta. Sebelum menikah, Christin sudah menjadi mualaf. Bahkan kini penampilannya memakai cadar.

Christin menikah di Berau, Kalimantan Timur. Prosesi akad nikah berlangsung dengan haru. Suasana haru semakin terlihat jelas ketika ayah Christin datang melihat putrinya menikah dengan pria pilihannya.

Mengenakan kemeja batik lengan panjang, pendeta itu memberikan restu kepada putrinya menikah. Ia memeluk dan mencium putrinya dengan penuh kasih sayang. Christin mengatakan biasanya sebagai pendeta sang ayah menikahkan orang lain, namun kini dia cuma bisa saksikan anaknya menikah saja.

Dilansir dari Instagram @christin_natalia.ip, perempuan berkulit putih itu mengungkapkan rasa bahagia, pernikahannya dihadiri oleh sang ayah yang datang jauh dari Timika, Papua. Ia mengutarakan isi hatinya dengan menulis di Instagram.

"Daddy, aku pamit sebagai anak perempuanmu, waktunya telah tiba bagiku untuk segera jadi istrinya. Pada akhirnya, hidup mengharuskan aku untuk mengenal satu lagi lelaki terbaik selain Daddy. Lelaki itu yang kemudian akan menggantikan segala tugas dan tanggung jawab daddy untuk membimbingku atas dunia dan akhirat. Lelaki itu yang akan menyandang status sebagai suamiku dan dia adalah lelaki kedua yang akan kucinta setelahmu, daddy,"tulisnya.

Christin sebagai anak ingat banyak pesan yang selalu diucapkan sang ayah kepadanya. Yakni hidup jujur, setia, dan mengasihi orang apa adanya tanpa memandang latar belakang orang tersebut, karena semua manusia di mata Tuhan adalah sama.

Christin mengaku meskipun ia dan ayahnya sudah berbeda agama dan tinggal terpisah, namun dia sadar ayahnya selalu mendoakan untuk bisa lancar dalam menjalani kehidupan termasuk menjalani agamanya yang baru diaunutnya.

 

Posting Komentar untuk "Seorang Pendeta Hadiri Akad Nikah Putrinya yang Sudah Mualaf dan Bercadar"