Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Rasulullah SAW Larang Buang Langsung Lalat yang Masuk ke Gelas atau Minuman, Ini Alasannya!


 Lalat diyakini membawa bakteri atau penyakit sehingga berbahaya jika hinggap di makanan atau minuman. Namun, bagi kita umat muslim, ternyata ada hal menarik dalam menyikapi lalat yang masuk ke minuman kita. 

Ketika lalat itu berenang-renang di dalam gelas minuman, justru kita dianjurkan untuk mencelupkan tubuh lalat, baru kemudian membuangnya, dan ini merupakan anjuran Rasulullah SAW. Sudah banyak firman Allah SWT dan sabda Rosulullah SAW yang dibuktikan oleh sains tentang kebenarannya. Salah satunya adalah seperti sabda Rosulullah SAW yang mengatakan tentang minuman yang ternyatukan lalat. Maka Rosulullah SAW menganjurkan untuk menenggelamkan terlebih dahulu lalat tersebut sebelum dikeluarkan dari minumannya 

Pada prinsipnya, segala hal yang diperintahkan Rosulullah SAW pasti ada rahasia dan manfaat tertentu yang sebagian besar orang belum tahu maksudnya. Sebaliknya, segala sesuatu yang dilarang Rosulullah SAW pasti ada dampak buruk yang akan merugikan diri kita. Berikut ini adalah sebuah pembahasan menarik tentang kebenaran sabda Rosulullah yang dibuktikan oleh Sains sebagaimana dilansir mantrasukabumi.com dari unggahan video di kanal YouTube Lensa Aswaja pada 18 Juni 2021. 

Halaman: 

Editor: Abdullah Mu'min 

Salah satu hadits Rosulullah SAW menyebutkan bahwa jika ada lalat yang jatuh di bejana yang berisi air, maka seseorang harus mencelupkan seluruh tubuh lalat tersebut terlebih dahulu sebelum dikeluarkan lalatnya. Rosulullah SAW bersabda : "Jika ada seekor lalat yang jatuh pada minuman kalian, maka tenggelamkan kemudian angkatlah lalat itu dari minuman tersebut. Karena pada satu sayapnya ada penyakit, dan pada sayap lainnya terdapat obat," ( HR Al Bukhori).

 Dari hadits tersebut terdapat beberapa perbedaan pendapat. Sebagian ada yang menolak dan tidak percaya hadits tersebut, karena menyalahi realitas bahkan ilmu kedokteran. Namun ternyata penelitian yang dilakukan Tim Departemen Mikrobiologi Medis, Fakulatas Sains, Universitaa Qasim, telah membuktikan dari kebenaran hadits tersebut. 

Spesies lalat sangat berjumlah banyak di bumi ini. Bahkan hampir memiliki delapan puluh tujuh ribu spesies. Dan faktanya lalat itu makan dari sampah yang mengandung bakteri, virus, mikroba atau kuman. Lalat membawa kuman pada satu sayapnya, dan membawa obat penawar pada sayap lainnya. Karena jika tidak dicipatakn seperti itu, maka lalat akan binasa bila terkena bakteri yang ada di tempat-tempat kotor. 

Mengenai hal ini maka penelitianpun dilakukan dengan melakukan eksperimen yakni menggunakan dua buah bejana, yang dimana satu ekor lalat dicelupkan pada bejana yang berisi air steril, dengan mencelupkan sebagian sayapnya ke air. Dan satu bejana lagi dimasukan seekor lalat dan dicelupkan seluruh tubuhnya. Eksperimen ini dilakukan di tempat yang husus guna menghindari kontaminasi dari luar. Kemudian dikultivasi dalam sebuah media dan diteliti gejala awal selama beberapa hari, sehingga terjadi pmebiakan mikroba yang tumbuh serta jelas terlihat mata. 

Hasil penelitianpun menunjukan adanya salah satu media yang ditumbuhi koloni bakteri patogen tipe E-Coli yang merupakan penyebab berbagai penyakit. Dan pada media lainnya pada awalnya juga tumbuh bakteri E-Coli akan tetapi terhambat mikroorganisme bakteri Actinomyices yang memproduksi antibiotic yang mencegah infeksi bakteri. Kesimpulannya ialah, masuknya lalat pada makanan atau minuman dengan atau tanpa dicelupkan maka akan menimbulkan hasil yang berbeda secara mencolok. Maka hal ini membenarkan sabda Nabi SAW bahwa pada sayap lalat itu terdapat penyakit dan penawarnya. Semoga dengan pembahasan singkat ini menambah keimanan dan kecintaan kita kepada Allah dan Rosulullah. Amin.*** 

Posting Komentar untuk "Rasulullah SAW Larang Buang Langsung Lalat yang Masuk ke Gelas atau Minuman, Ini Alasannya!"