Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tak Terima Harga Pecel Lele Jadi Viral, Paguyuban Lesehan Malioboro Siap Tempuh Jalur Hukum


 Viral video wisatawan mengeluhkan harga makanan yang tak masuk akal di kawasan Malioboro, Yogyakarta. /Instagram/@smart.gram 

Sempat viral salah seorang wisatawan yang menyatakan harga makanan di kawasan Malioboro, Yogjakarta menurutnya sangat mahal. Saat itu pengngunggah yang mengeluh karena harga pecel lele dinilai mahal di kawasan Malioboro, Yogjakarta.

Terkait itu Paguyuban Lesehan Malam Malioboro siap menuntut balik jika yang bersangkutan tidak segera menarik ucapannya atau klarifikasi. Hal tersebut disampaikan Ketua Paguyuban Lesehan Malam Malioboro, Sukidi. 

Ia mengatakan, pihaknya siap melakukan gugatan kepada wisatawan yang mengeluhkan harga pecel lele di Malioboro mahal. Sebab, menurut dia ada kesalahan informasi yang disampaikan oleh wisatawan tersebut. "Teman-teman merasa dirugikan dengan statement Mbaknya yang pengen viral itu mungkin. 

Halaman: 

Sumber: Instagram @smart.gram 

Teman-teman berencana kalau tidak segera ditarik atau klarifikasi akan kita gugat balik karena mencemarkan nama Malioboro, Itu di luar Malioboro tetapi yang disebut di Malioboro," ujarnya sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Bekasi.com dari Instagram @smart.gram pada Jumat 28 Mei 2021.Masih menurut Sukidi, bahwa yang bersangkutan membeli pecel lele di sirip-sirip Malioboro tepatnya di Jalan Perwakilan. Di mana sirip-sirip Malioboro itu sudah bukan termasuk kawasan Malioboro.

"Saya mau konfirmasi, itu kan Mbaknya beli di jalan-jalan sirip di Jalan Perwakilan sebenarnya teman-teman bisa membantu, Mbaknya itu memberitakan berita yang salah. Walaupun tahunya sirip-sirip itu juga masuk kawasan Malioboro," ungkapnya. 

Dia menjelaskan, kawasan Malioboro di bawah UPT Malioboro di mana merupakan bagian Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta. Sedangkan sirip-sirip Malioboro pengaturan berada di wilayah yakni di 3 kecamatan yaitu Danurejan, Gedongtengen, dan Gondomanan.

"Kemarin kita bahas ini dengan Kepala UPT dibantu camat sudah mencari info di lapangan terjadinya di Jalan Perwakilan," katanya. Dia menyebut bahwa pedagang di sekitar Malioboro sudah memasang harga, ia juga menyebut wisatawan yang berada di video tersebut salah menyebut lokasi.*** 

Posting Komentar untuk "Tak Terima Harga Pecel Lele Jadi Viral, Paguyuban Lesehan Malioboro Siap Tempuh Jalur Hukum"