Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

inalilahi wainalilahi rojiun , Truk Tabrak Pesantren Anak-Anak Sedang Mengaji Jadi Korban



 truk tabrak pesantren di garut

Truk pengangkut batu bata mengalami kecelakaan tunggal di Desa Sindanggalih, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. Truk itu menabrak madrasah, Jumat (2/4/2021) sore.

Berdasarkan video yang dibagikan akun Instagram @asligarut_, terlihat kondisi bangunan madrasah yang hancur. Truk terperosok sampai ke dalam bangunan dan merusak parah salah satu sisi pesantren.

Kecelakaan maut itu terjadi tepat saat anak-anak sedang mengaji. Akibat kejadian ini, dilaporkan total ada 28 orang yang menjadi korban.

Warga terlihat berusaha melakukan evakuasi. Mereka memanjat truk yang memblokade akses masuk dan langsung mencari korban.

Dalam video selanjutnya juga memperlihatkan situasi mencekam. Sejumlah korban diangkut oleh warga untuk diberi pertolongan pertama.

Sebanyak 12 orang berasal dari kelas 3 Diniyah, Yayasan Nurul Barokah. Mereka terdiri dari 6 laki-laki dan 6 perempuan.

Kemudian 16 orang lainnya yang menjadi korban berasal dari kelas 4. Diantaranya 8 laki-laki dan 8 perempuan.

Jumlah itu terdiri dari korban meninggal dan luka-luka.

Saat ini, korban meninggal dunia dan luka berat masih dalam pengecekan pihak kesehatan setempat. Sebagian korban dikabarkan telah dibawa ke Puskesmas Karangwitan dan RSUD Dr. Slamet Garut.

Seperti diberitakan sebelumnya, kronologi kecelakaan diungkapkan oleh Kepala Sub Bagian Humas Polres Garut Ipda Muslih Hidayat. Ia menyebut kecelakaan disebabkan oleh rem truk yang blong.

Truk Tabrak Pesantren di Garut (Instagram/asligarut_)

Truk Mitsubishi itu datang dari arah Kampung Nangoh menuju Kampung Haredong dengan kondisi jalan lurus menurun. Truk yang melaju di turun itu diduga mengalami kendala dalam pengereman.

Akibatnya, truk menabrak bangunan Yayasan Nurul Barokah yang berada di sekitar jalan kampung itu dengan kecepatan tinggi.

"Sewaktu melintasi jalan lurus menurun diduga gagal pengereman sehingga menabrak Yayasan Nurul Barokah," kata Muslik dilansir dari Antara.

Posting Komentar untuk "inalilahi wainalilahi rojiun , Truk Tabrak Pesantren Anak-Anak Sedang Mengaji Jadi Korban"